Close it

Sabtu, 04 Juni 2011

7 Pengguanan AJAX Yang Baik Dan Tepat►► URL : http://wwdq.blogspot.com/2011/06/pengguanan-ajax-yang-baik-dan-tepat.html.

Share
WwdQ kembali membahas tentang AJAX, bila anda tidak tahu apa itu ajax, silakan baca Ini Pengertian AJAX . Sedikit kutipan dari postingan yang lampau , AJAX memungkinkan sebuah halaman web memperbarui data dari server yang ditampilkannya tanpa harus melakukan refresh, sehingga halaman terlihat lebih responsif.
Fitur dan ciri utama AJAX adalah sebuah halaman web tidak perlu di-refresh setiap kali ada data baru yang ingin ditampilkan. Dengan demikian, sebuah aplikasi web akan terasa seperti aplikasi desktop saja. kecepatan, interaktivis, fungsionalitas, dan tingkat kegunaan halaman web akan meningkat. Tetapi apakah AJAX tidak memiliki kelemahan? Tentu saja punya, kelemahan AJAX bisa anda lihat dibawah ini :

Kelemahan-kelemahan memakai AJAX di web kita yaitu:
  • Pertama, konten tidak terindeks oleh search engine, misalnya Google, kenapa? karena javascript hanya aktif di browser, bot search engine ga bisa ngejalanin javascript. Padahal kebanyakan web dapat pengunjung baru dari search engine. Akibatnya konten kita tidak dindex di search engine dan sulit untuk dicari dari search engine.
  • Kedua, situs hanya dapat berjalan di browser terbaru. Waktu itu Cheyuz pernah bikin situs untuk sebuah perusahaan di Cianjur, dan di perusahaan itu OS nya masih pake Windows XP Service Pack 2, dengan menggunakan browser  Internet Explorer 6 yang emank tidak bisa memakai AJAX! dan mengganti OS banyak komputer itu bukan pekerjaan yang mudah…
  • Ketiga, AJAX hanya berjalan di perangkat Mobile tertentu, misalnya Hand Phone… memang sekarang ini sudah banyak HP yang mendukung AJAX, tapi tidak sepenuhnya, masih banyak HP kalangan (maaf) rendah yang tidak mendukung javascript.. apalagi AJAX.

    Jadi, meskipun AJAX itu sangat bagus untuk Website, lebih interaktif, lebih dinamis… kita juga harus tahu sasaran AJAX itu dipergunakan..
lalu muncul pertanyaan, Bagaimana penggunaan AJAX yang baik dan tepat? bisa anda lihat dibawah ini:

    Menggunakan AJAX Yang Baik Dan Tepat Sasaran
    1. Pertama, Siapa Target Pengguna Situs? kalau sasaran pengguna situs adalah pengguna handphone misalnya untuk berjualan konten mobile maka lupakan untuk menggunakan AJAX, kenapa? karena pengguna atau pengunjung situs tidak dapat mengaksesnya dengan baik. Apa gunanya kita mengembangkan aplikasi atau web tanpa ada pengguna.
    2. Kedua, gunakan AJAX hanya untuk konten yang sangat sering berubah. Jangan gunakan AJAX pada konten yang jarang diubah, misalnya konten pada blog, biasanya jarang diubah Tulisan pada blog biasanya sangat jarang diubah setelah diposting. Biasanya hanya update kecil untuk memperbaiki beberapa tulisan. Walaupun secara konsep, dengan template dan layout yang sama setiap posting maka memungkinkan penggunaan ajax namun dalam hal ini ajax merugikan temen2, soalnya konten blog temen2 gak bakalan kebaca oleh search engine dan pengunjung bakal kesulitan menemukan tulisan temen2 di search engine. Contoh konten yang sering berubah adalah tampilan livescore.com yang secara otomatis mereload hasil pertandingan olahraga secara berkala dalam rentang waktu tertentu. Hasilnya score dapat diupdate tanpa mereload tampilan website secara keseluruhan.
    3. Ketiga, penggunaan pada submit form atau upload file. Anda bisa pakai AJAX untuk submit form kayak ngisi comment, testimonial, dan upload foto misalnya.. jadi pada saat mengirim comment,  halaman tidak direload, tapi daftar komentar langsung berubah dengan menggunakan AJAX, sangat efektif..

    4. Keempat, aplikasi web jarang membutuhkan akses search engine, karena hanya ditujukan kepada pengguna aplikasi. Karena itu penggunaan AJAX lebih flexibel. Temen2 dapat menggunakan AJAX dimanapun pada aplikasi temen2 karena biasanya aplikasi web memiliki konten yang sangat dinamis. Selain itu aplikasi lebih memerlukan respon cepat dari interaksi pengguna yang bisa dilakukan dengan AJAX. Namun yang perlu diingat, sebaiknya jangan melakukan load objek secara berlebihan yang kemudian kita dapat dengan mudah mengupdate kontennya dengan AJAX dan menampilkannya dengan javascript. Tapi, perhatikan selalu ukuran halaman web temen2, karena walaupun tampilan lebih responsif namun pada saat load awal akan memakan waktu yang cukup lama.
    5. Kelima, pakailah indikator LOADING! AJAX secara default tidak tahu kapan dia melakukan request atau biasa disebut callback dengan memberikan indikator status dengan sendirinya. Di sini, Programmerlah yang berperan dan harus membuatnya agar mampu memberitahukan apakah request atau callback berhasil, sedang loading, atau gagal. Dengan demikian pengguna tidak melakukan klik atau request berlebihan karena tidak mengetahui apakah dia telah melakukan request atau belum dan juga pengguna tidak menunggu terlalu lama tanpa mengetahui hasil loadnya.
    Bisa anda lihat website-website yang paling baik penggunaan AJAX yaitu situs-situs Google, seperti Google Translate, Google Analytic, Google Doc, dan lain-lain. Dan siapa yang tak kenal Facebook, jejaring sosial yang sangat terkenal ini pun memakai AJAX.
    Post Info :
    Judul = Pengguanan AJAX Yang Baik Dan Tepat

    Url = http://wwdq.blogspot.com/2011/06/pengguanan-ajax-yang-baik-dan-tepat.html

    Author = Rizal Loa Wanda. At : 21.26 Sabtu, 04 Juni 2011 | Comment:7

    Artikel Terkait

    Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

    7 komentar:

    No Spam Please :)


    Tambahkan Bookmark halaman ini untuk mempermudah Pencarian Anda [CTRL+D].