Close it
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2013

57 Pengertian Fungsi Penerapan Json Pada PHP►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2013/09/pengertian-fungsi-penerapan-json-pada.html.

Ok setelah kemarin post ngga jelas saya (kesini) , saya akan menjelaskan tentang json pada php mengenai pengertian json itu sendiri, apa saja yang ada di json, fungsinya json untuk apa, dan cara penggunaan json pada php. Sebelumnya kenapa sih saya mengambil topik ini? itu karena saya sempat jadi developer twitter client yang bermain API dengan twitter :v hahaha Twitter API (sekarang API 1.1) memberikan format datanya berbentuk json, karena json bisa diberbagai bahasa, tp pada post ini saya hanya menerapkan atau mencontohkan json pada syntax php, ok langsung saja.

Apasih Json itu?
JSON (dilafalkan "Jason"), singkatan dari JavaScript Object Notation (notasi objek JavaScript), adalah suatu format ringkas pertukaran data komputer. Formatnya berbasis teks dan terbaca-manusia serta digunakan untuk merepresentasikan struktur data sederhana dan larik asosiatif (disebut objek).

Format JSON sering digunakan untuk mentransmisikan data terstruktur melalui suatu koneksi jaringan pada suatu proses yang disebut serialisasi. Aplikasi utamanya adalah pada pemrograman aplikasi web AJAX dengan berperan sebagai alternatif terhadap penggunaan tradisional format XML.

Walaupun JSON didasarkan pada subset bahasa pemrograman JavaScript (secara spesifik, edisi ketiga standar ECMA-262, Desember 1999) dan umumnya digunakan dengan bahasa tersebut, JSON dianggap sebagai format data yang tak tergantung pada suatu bahasa. Kode untuk pengolahan dan pembuatan data JSON telah tersedia untuk banyak jenis bahasa pemrograman. Situs json.org menyediakan daftar komprehensif pengikatan JSON yang tersedia, disusun menurut bahasa.
[Sumber : Wikipedia Id]

Json Pada PHP?
Funsi json pada php ada 2 yaitu
1. json_encode : untuk merubah array ke bentuk json.
2. json_decode : sebaliknya dari bentuk json ke array

untuk contoh kita buat terlebih dahulu datanya yang berbentuk array lalu gunakan funsi json_encode :
 $array = array(
    "nama" => "Rizal",
    "jenis_kelamin" => "Pria",
    "blog" => "http://wwdq.blogspot.com",
    "facebook" => "fb.com/riloaw.us",
    "twitter" => "twitter.com/riloaw"
    );
 echo json_encode($array);


Hasilnya :
{"nama":"Rizal","jenis_kelamin":"Pria","blog":"http:\/\/wwdq.blogspot.com","facebook":"fb.com\/riloaw.us","twitter":"twitter.com\/riloaw"}
 atau sebaliknya dari bentuk json seperti ini dijadikan bentuk array dengan menggunakan json_decode:
 $array = array(
    "nama" => "Rizal",
    "jenis_kelamin" => "Pria",
    "blog" => "http://wwdq.blogspot.com",
    "facebook" => "fb.com/riloaw.us",
    "twitter" => "twitter.com/riloaw"
    );
 $encode = json_encode($array);
 //tampilkan hasil encode
 echo "ini hasil json_encode 
";
 echo $encode;
 echo "

";
 
 $decode = json_decode($encode, true);

 echo "ini contoh yang sudah di decode menjadi array 
" . $decode['nama'];
 
 


ini baru json yang sederhana bisa dibilang sih baru json 2 dimensi  (CMIIW) belum yang array didalam array, yang memakai foreach untuk dijadikan array kembali, mungkin akan saya bahas dipost berikutnya. Dan nanti juga saya akan bahas json yang dipakai Twitter API 1.1 dengan bantuan Twitter Oauth Abraham. Ok terimakasih atas waktunya membaca post ini, sampai berjumpa dipost selanjutnya.

sumber gambar : http://www.claindsilva.com/
Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Pengertian Fungsi Penerapan Json Pada PHP.

Selasa, 07 Agustus 2012

9 PHP: Cookies Pada PHP►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2012/08/php-cookies-pada-php.html.

Setelah tidur panjang, WWDQ  kembali mengupdate artikel-artikel mengenai W3, pada kali ini, wwdq akan membahas tentang Cookies pada PHP. Sebelum masuk ke pembahasan, apasih cookies itu?




Cookies merupakan data file yang ditulis ke dalam hard disk komputer oleh web server yang digunakan untuk mengidentifikasikan diri user pada situs tersebut sehingga sewaktu user kembali mengunjugi situs tersebut, situs itu akan dapat mengenalinya. Jadi dapat dikatakan bahwa cookies merupakan semacam ID card user saat koneksi pada situs. Tiap-tiap website pada umumnya mengeluarkan / membuat cookies sesuai karakterikstiknya. Ada web yang dapat menyapa user tiap kali mengunjungi situs tersebut selayaknya teman lama karena menggunakan cookies.
Jadi secara umum cookies berfungsi untuk.
1. Membantu web site untuk “mengingat” siapa kita dan mengatur preferences yang sesuai sehingga apabila user kembali mengunjungi web site tersebut akan langsung dikenali.
2. Menghilangkan kebutuhan untuk me-register ulang di web site tersebut saat mengakses lagi tersebut (site tertentu saja), cookies membantu proses login user ke dalam web server tersebut.
3. Memungkinkan web site untuk menelusuri pola web surfing user dan mengetahui situs favorit yang sering dikunjunginya.
Meskipun sekilas cookies itu seakan banyak gunanya, akan tetapi sampai sekarang masih menjadi bahan perdebatan mengenai keberadaaan cookies ini, Karena selain membuat sebuah web site terlihat user friendly, cookie juga menghadirkan isu melanggar privasi pengakses web dan masalah keamanan.
Saat user mengunjungi situs yang ada cookiesnya, server akan mencari informasi yang dibuat sebelumnya dan browser membaca informasi di cookies dan menampilkannya. Cookies di simpan di salah satu direktori di dalam hard disk, salah satu cara cepat untuk mencari tahu di mana cookies disimpan yaitu dengan cara search / find ‘cookies’. Misalnya user menggunakan Windows 2000 versi Profesional dengan browser Internet Explorer dan login ke network dengan account “user”. Maka cookies itu akan disimpan di direktori (profiles) yaitu C:\Documents and settings\user\cookies. Atau di windows 95/98 disimpan di direktori C:\Windows\cookies. Jika menggunakan Netscape, maka file cookies akan disimpan di cookies.txt.
Cookies dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu.
1. Non persistent (session) cookies. Suatu cookie yang akan hilang sewaktu user menutup browser dan biasanya digunakan pada ‘shopping carts’ di toko belanja online untuk menelusuri item-item yang dibeli,
2. Persistent cookies. Diatur oleh situs-situs portal, banner / media iklan situs dan lainnya yang ingin tahu ketika user kembali mengunjungi site mereka, (misal dengan cara memberikan opsi ”Remember Me” saat login). File file ini tersimpan di hardisk user.
Kedua tipe cookies ini menyimpan informasi mengenai URL atau domain name dari situs yang dikunjungi user dan beberapa kode yang mengindikasikan halaman apa saja yang sudah dikunjungi. Cookies dapat berisi informasi pribadi user, seperti nama dan alamat email, Akan tetapi dapat juga user memberikan informasi ke website tersebut melalui proses registrasi. Dengan kata lain, cookies tidak akan dapat “mencuri” nama dan alamat email kecuali diberikan oleh user. Namun demikian, ada kode tertentu (malicious code) yang dibuat misalnya dengan ActiveX control, yang dapat mengambil informasi dari PC tanpa sepengetahuan user.
Cookies umumnya kurang dari 100 bytes sehingga tidak akan mempengaruhi kecepatan browsing. tetapi karena umumnya browser diatur secara default untuk menerima cookies maka user tidak akan tahu bahwa cookies sudah ada di komputer. Cookies dapat berguna terutama pada situs yang memerlukan registrasi, sehingga setiap kali mengunjungi situs tersebut, cookies akan me-login-kan user tanpa harus memasukkan user name dan password lagi.
Untuk keperluan bisnis, seperti situs amazon.com, menggunakan cookies dapat membantu menghubungkan ke data pembelian yang terdahulu ke basis data yang berisi unique ID dan historikal pembelian. Sehingga mampu merekomendasikan buku yang sesuai dengan selera user. Ini merupakan hal yang menarik, sehingga pembeli akan dengan senang hati untuk kembali ke situs amazon. Situs-situs lain juga menggunakan cookies untuk mengetahui berapa orang yang mengakses mereka setiap harinya. Sehingga angka yang dihasilkan oleh cookies tersebut menunjukkan seberapa sibuknya situs mereka.

sumber: http://terusbelajar.wordpress.com/.../apa-itu-cookies/
sudah sedikit paham dengan apa yang dimaksud cookies?

oke sekarang kita masuk ke pokok bahasan, Cookies merupakan mekanisme penyimpanan variabel disisi client (browser),  hampir sama dengan session hanya bedanya session disimpan di sisi server.

penulisan cookies pada PHP sedikitnya memiliki 3 parameter penting untuk mengatur cookies, 3 parameter penting itu ialah :
  1. Nama Variable Cookies
  2. Value Variable Cookies
  3. Expired / Tenggang Waktu Cookies
selain parameter diatas ada juga parameter yang dapat digunakan :
4. Path Penyimpanan Cookies
5. Domain Cookies,
6. Pengamanan Cookies,
7. Akses Cookies
sehingga secara penulisan pada PHP menjadi seperti ini :

 
<?php setcookie("nama_variable_cookies", "value_variable_cookies",
"tenggang_waktu_cookies", "path_penyimpanan_cookies", 
"domain_cookies", "pengamanan_cookies", "akses_cookies" ); ?>  
keterangannya :
  1. nama_variable_cookies : nama variable cookies yang mau disimpan.
  2. value_variable_cookies : isi / value dari variable cookies yang mau disimpan.
  3. tenggang_waktu_cookies : waktu batas cookies dihapus. Akan terhapus secara otomatis
  4. path_penyimpanan_cookies : tempat / folder penyimpanan cookies
  5. domain_cookies : nama domain cookies yang disimpan
  6. pengamanan_cookies : pengaturan keamanan cookies, biasa setingan untuk secure http (HTTPS)
  7. akses_cookies : valuenya TRUE atau FALSE, kalu TRUE berarti cookies hanya dapat diakses via HTTP Protokol dan tidak dapat diakses oleh skripting klien seperti javascript. Dan kebalikannya.
sudah mulai megerti mengenai penulisan cookies pada PHP? sekarang adalah cara memanggil atau menampilkan cookies tersebut, hampir sama seperti session :
<?php echo $_COOKIE['nama']; ?> 

sebelum kita memakai perintah diatas, kita harus menyimpan cookies terlebih dahulu, disini kita hanya memakai 3 parameter penting tersebut.
<?php setcookie ("nama","World Web Design Q", time()+3600); ?>  
maka yang akan tampil di browser adalah : World Web Design Q
keterangan :
ini berarti cookiesnya memiliki:
         nama_variabel_cookies = nama
         value_variable_cookies = World Web Design Q
         Expired / tenggang_waktu_cookies = 3600 detik = 1 jam
Bagaimana? sudah mengerti mengenai cookies?
sekian penjelasan kali ini, artikel selanjutnya akan menyusul :)

read more. . . ►► PHP: Cookies Pada PHP.

Sabtu, 03 September 2011

8 PHP - Pengenalan Array Pada PHP►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/09/php-pengenalan-array-pada-php.html.

Pada arikel World Web Design kali ini akan membahas tentang array di PHP. sebelumnya apasih array tersebut?
    Array adalah sekumpulan variabel yang mempunyai nama sama tetapi dibedakan oleh indeks. Array berguna misalnya dalam suatu pemrograman yang memerlukan beberapa variabel yang akan menampung data dengan tipe data yang sama dan akan mendapat perlakuan yang serupa. Untuk memudahkan kita agar tidak pusing-pusing memikirkan nama variabel yang berbeda-beda, lebih baik menggunakan satu nama variabel tetapi masing-masing dibedakan dengan indeks.

Indeks dapat berupa angka atau string. Jika indeks array berbentuk angka, maka array akan disebut indexed array (vector), sedangkan jika indeksnya berupa string, maka array akan disebut associative array.

Penulisan sebuah array adalah sebagai berikut :
$nama_array[nomor_indeks] atau $nama_array["string_indeks"]
Apakah anda sudah mempunyai bayangan tentang penulisan array? kalau belum, lihat keterangan berikut :

        Nama_array adalah nama variabel yang digunakan sebagai array.
        Nomor_indeks adalah nomor indeks untuk vector array. Nomor indeks dimulai dari nol.
        String_indeks adalah string yang digunakan sebagai indeks untuk associative array.

Untuk mendeklarasikan sebuah array dapat digunakan deklarasi eksplisit, artinya langsung memberi nilai pada sebuah array, contoh:

$nama_array[1] = 500
$nama_array["str"] = 1000
Cara pengeluaran nilai dari variabel dalam fungsi echo berbeda dari yang biasanya. yaitu dengan cara menggunakan kurung kurawal. Ayo kita lihat perbedaannya dalam penulisan syntax :
Penulisan dengan variabel biasa :
<?php echo "Nilai dari variabel adalah $var"; ?>
Menggunakan array penulisannya adalah sebagai berikut:
<?php echo "Nilai dari variabel array adalah {$nama_array[1]}"; ?>

Pemakaian tanda kurung kurawal ini baru dikenal pada PHP 4, sedangkan pada PHP 3, untuk melakukan hal seperti di atas dapat digunakan metoda penggabungan string sebagai berikut:
"Nilai variabel array adalah" . $nama_array[1];
Nah sekarang sudah mengerti bukan? agar lebih mengerti, disini akan memberikan contoh yang lebih jelas.
Array Berindeks Numerik
$nama_array[$key] = value;
dimana seperti yang diatas keterangannya sudah dijelaskan,  $key = 0,1,2,3,..,9
 contoh :
$siswa[0] = "Rizal";
$siswa[1] = "Pandu";
$siswa[2] = "Tama";
$siswa[3] = "Desta";
Berikut ini adalah contoh untuk menampilkan nilai yang disimpan dalam ruang elemen dari suatu array berindeks numerik.
<?php
$siswa[0] = "Rizal";
$siswa[1] = "Pandu";
$siswa[2] = "Tama";
$siswa[3] = "Desta";
echo "Berikut ini adalah 2 orang siswa Multimedia Nesta, yaitu "
. $siswa[0] . " & " . $siswa[1];
echo "<br>2 orang siswa Multimedia Nesta yang lain adalah "
. $siswa[2] . " & " . $siswa[3];
?>


Array Assosiatif

Untuk array assosiatif, sintaksnya sama dengan array berindeks numerik namun perbedaannya adalah pada $key. Pada array assosiatif, $key dapat berupa suatu string. Berikut ini adalah contohnya.
$uang["Rizal"] = 5000;
$uang["Pandu"] = 8000;
$uang["Tama"] = 6000;
$uang["Desta"] = 2000;
Berikut ini adalah contoh kode untuk menampilkan nilai dari array assosiatif :

<?php
$uang["Rizal"] = 5000;
$uang["Pandu"] = 8000;
$uang["Tama"] = 6000;
$uang["Desta"] = 2000;
echo "Rizal mempunyai uang - $" . $uang["Rizal"] . "<br>";
echo "Pandu mempunyai uang - $" . $uang["Pandu"] . "<br>";
echo "Tama mempunyai uang - $" . $uang["Tama"] . "<br>";
echo "Desta mempunyai uang - $" . $uang["Desta"];
?>
        Bagaimana? sudah puas bukan penjelasan pada artikel kali ini

Thanks to
   Referensi
  1. blog.rosihanari.net
  2. hendrik-perdana.web.id

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► PHP - Pengenalan Array Pada PHP.

Rabu, 17 Agustus 2011

1 Pemograman PHP : Mengecek Bilangan Prima►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/08/pemograman-php-mengecek-bilangan-prima.html.

Sebulan Tak update, jadi canggung untuk memulai postingan baru. WWDQ kali ini ingin memberi ilmu tentang pemograman PHP sederhana, yaitu tentang Program pengecekan bilangan prima atau bukan. Kembali kepelajaran SD ^_^, menurut Wikipedia : bilangan prima adalah bilangan asli yang lebih besar dari 1, yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri. 2 dan 3 adalah bilangan prima. 4 bukan bilangan prima karena 4 bisa dibagi 2. Sepuluh bilangan prima yang pertama adalah 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23 dan 29. Sudah ingat kembali apa itu bilangan prima? nah sekarang masuk ke dalam teori .
Suatu bilangan bulat positif N dikatakan "tidak prima" jika terdapat bilangan bulat antara bilangan-bilangan 1 s/d N yang menjadi faktor selain 1 dan N. Yang dimaksud faktor di sini adalah pembagi habis. Atau dengan kata lain, N dikatakan tidak prima jika terdapat bilangan bulat antara 2 s/d N-1 yang membagi habis N.
#1. langkah pertama, kita asumsikan terlebih dahulu bilangan N ini adalah PRIMA.

#2. Langkah kedua, kita cek untuk setiap bilangan mulai dari 2 sampai dengan N-1 apakah bilangan-bilangan tersebut ada yang membagi habis N. Jika ada, maka status N sekarang berubah menjadi TIDAK PRIMA. Sebagai contoh misalkan N nya kita ambil 9. Kita asumsikan 9 ini adalah PRIMA. Selanjutnya kita cek mulai bilangan 2 s/d 8 apakah ada yang membagi habis 9. Kita mulai dari 2 terlebih dahulu. OK… 2 tidak membagi habis 9, maka status N tetap PRIMA. Next… kita cek untuk 3. Nah… kita tahu bahwa 3 membagi habis 9, maka status N berubah menjadi TIDAK PRIMA. Sebenarnya Anda bisa langsung mem-break proses pengecekan untuk bilangan 4, 5, …, 8 karena kita sudah menemukan satu faktor yang bukan 1 dan N. Namun… kalau Anda teruskan pun juga tidak masalah.

Langsung pada Pemogramannya :
Buat dulu file formnya untuk memasukan bilangan yang akan dicek.
form.htm :
<form id="form1" name="form1" method="get" action="prima.php">
Masukan Bilangan Anda :
<label>
<input type="text" name="bil" id="bil" />
</label>
<label>
<input type="submit" name="button" id="button" value="Cek..." />
</label>
</form>

Lalu buat file Pemogramannya
prima.php
<title>Cek Bilangan Prima</title>
<?php
$bilangan = $_GET['bil'];
$n = $bilangan;
$status = "PRIMA";
for ($i = 2; $i <= $n-1; $i++)
{
if ($n % $i == 0)
{
$status = "TIDAK PRIMA";
break;
}
}
echo "Bilangan ".$n." adalah : ".$status;
echo "<br/> <a href='form.php'>Cek Lagi</a>";
?>

Selesai deh... tinggal dicek kebenarannya ^_^
Yang mau Download scriptnya : 





Referensi (hasil copas) dari : http://blog.rosihanari.net/...prima

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Pemograman PHP : Mengecek Bilangan Prima.

Rabu, 20 Juli 2011

11 Fungsi Echo Pada PHP►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/07/fungsi-echo-pada-php.html.

Yang sering bergelut di dunia pemograman khususnya pemograman PHP pastinya sering kali menemui fungsi-fungsi PHP yang sering digunakan, Salah satu fungsi yang paling mendasar dari PHP adalah fungsi echo(). Fungsi echo() digunakan untuk menampilkan string yang nantinya akan diterjemahkan oleh browser, entah string tersebut berupa teks ataupun tag HTML.




 Sintaks dari fungsi echo() adalah sebagai berikut:

echo(string);
echo string
echo "$string";
Berikut contoh script sederhana yang memakai fungsi echo() :
<html>
<head>
<title>Contoh Fungsi echo()</title>
</head>

<body>
    <?php
       echo "Halo Dunia PHP";
   ?>
</body>
</html>
Maka hasil yang dikeluarkan browser adalah
Halo Dunia PHP
Dan kalau dilihat source code nya yang muncul hanya :
<html>
<head>
<title>Contoh Fungsi echo()</title>
</head>

<body>
Halo Dunia PHP</body>
</html>
Penggunaan fungsi echo() ini terkait erat dengan penggunaan variabel dengan tipe data string. Strings merupakan tipe data berupa karakter. Semua karakter dapat dimasukkan ke dalam tipe strings, termasuk angka, huruf, maupun karakter-karakter khusus seperti +, -, %, $, &, dan lain-lain. Sedangkan sebuah variabel ditandai dengan tanda $ di depannya. Jadi $var1 adalah sebuah variabel dengan nama “var1”.
Untuk memasukkan string ke dalam sebuah variabel, harus digunakan karakter-karakter sebagai berikut: tanda kutip ganda ("), tanda kutip tunggal ('), atau tanda lebih kecil yang dituliskan sebanyak tiga kali (<<<).

Perbedaan penggunaan dari ketiga karakter tersebut adalah sebagai berikut:
Jika digunakan tanda kutip ganda ("), maka variabel yang terletak di dalam string tersebut akan dinyatakan sebagai nilainya, bukan nama variabelnya. Contoh:
#Menggunakan kutip ganda (")
<?php
$var1 = "World Web Design Q";
echo "Aku Belajar PHP di $var1";
?>
Hasil yang dikeluarkan oleh browser :
Aku Belajar PHP di World Web Design Q
ket :  $var1 = hanya variabel, bisa diganti dengan apa saja, exp : $contoh 

Untuk menyatakan karakter-karakter tertentu di dalam sebuah string, seperti misalnya tanda kutip ganda ("), tanda ampersand (&), tanda dollar ($), dan lain-lain digunakan karakter backslash (\). Karakter seperti ini disebut dengan Escaped Character. Di bawah ini akan diberikan beberapa contoh escaped character:
Escaped character
Arti
\n Ganti Baris
\r Carriage return
\t Tab
\$ $
\" "
\\ \
\& &

Berikut Contoh penggunaan Escaped Character :
<?php echo "Anda Sedang Berada Di, \"World Web Design Q\""; ?>
Hasil Pada Browser :
Anda Sedang Berada Di "World Web Design Q"
...........................................................................
Jika digunakan tanda kutip tunggal, maka semua string akan nampak seperti apa adanya yang tertulis di dalam tanda kutip tunggal tersebut. Variabel akan tetap dinyatakan sebagai nama variabelnya, dan escaped character yang dikenal hanyalah \\ dan \’. Contoh:
#Menggunakan Kutip Tunggal (')
<?php
$var1 = "World Web Design Q";
echo 'Aku Belajar PHP di $var1';
?>

Maka hasil yang dikeluarkan browser sebagai berikut :
Aku Belajar PHP di $var1

..............................................................................
Yang terakhir adalah tanda lebih kecil yang dituliskan sebanyak tiga kali (<<<). Tanda ini disebut dengan here doc syntax. Here doc syntax sangat berguna untuk menuliskan string yang panjang, karena dapat dipisahkan dalam beberapa baris tapi hasil yang ditampilkan tetap dalam satu baris. Variabel akan dinyatakan sebagai isinya. Penggunaan here doc syntax diikuti dengan semacam penanda yang dituliskan pada awal dan akhir string. Contoh:
#Menggunakan 3 Tanda Lebih Kecil (<<<)
<?php
  $var1 = "PHP";
  $var2 = "Fungsi";
  $var3 = "Echo";
 echo <<<A
  Hari ini kita belajar $var1
  Yaitu tentang $var2 $var3
A;
?>
Hasil pada browser :
Hari ini kita belajar PHP Yaitu tentang Fungsi Echo
 Keterangan :  Huruf A digunakan hanya sebagai semacam penanda (tidak terlihat di hasil), yang dipakai pada awal string dan akhir string. penanda ini bisa anda ganti sesuai selera ^_^. #bila tidak menggunakan huruf penanda, maka syntax akan error.


Semoga Membantu ^_^

referansi : Thanks to HendrikPerdana.web.id
read more. . . ►► Fungsi Echo Pada PHP.

Sabtu, 11 Juni 2011

9 Website-Website Tempat Belajar Free PHP Programing►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/06/website-website-tempat-belajar-free-php.html.

Free PHP Programing
Bagi anda yang ingin serius menekuni web programming untuk membangun sebuah website yang canggih tapi bukan dengan modus HTML? Ingin mencari bahasa programming yang portabel, robust, mudah dipelajari dan object oriented tapi dalam ruang lingkup web based programming?

PHP adalah jawaban yg paling saya rekomendasikan. Saat ini, hampir tidak ada hosting Linux yg tidak menyediakan bahasa Php programming terinstal di dalamnya.
Perl sudah ketinggalan. Python stuck dan ditahan oleh php. ASP dan ASP.NET lebih sering berkutat di hosting Windows. JSP terlalu ekslusif dengan ciri khas dan investasi yg lebih besar walaupun secara keamanan lebih segala-galanya dibandingkan yang lain, tapi rata2 berhosting di JSP mahal sekali tarifnya. Nah, sekarang punya gambaran yang jelas bukan mengenai perbandingan bahasa-bahasa web based server script di atas? PHP adalah jawabannya. Kamu harus menguasai PHP untuk bisa berkompetisi saat ini di dunia internet. Rata-rata CMS dan Blog platform menggunakan php sebagai kekuatan mereka.

Pertanyaannya adalah, di mana website yang mengajarkan  php programming gratis? Di mana situs yang memberikan panduan tutorial belajar bahasa php? Di mana saja website yg bisa memberikan dasar-dasar php dari dasar sampai programming tingkat lanjut secara free? Sebenarnya gampang saja kita bisa mencari di google atau di bing di mana website tempat mengajarkan online php dengan mengetikkan kata kunci “free php programming” atau “free tutorial php programming”. WwdQ akan berikan referensi beberapa daftar situs tutorial php dari dasar sampai intermediate bahkan advanced yang saya dapat dari sebuah situs lain.

1. Php.Net
Situs tutorial ini secara lengkap dan menjadi rujukan utama bagi pemula di dalam belajar php, teknik dasar php, pengenalan dari syntax, types, variable, constant, control structure sampai dengan function dan security di php.
Kamu bisa step by step diajarkan di sana dengan baik.


2. w3schools
Situs tutorial php ini merupakan standarisasi belajar HTML, XML bahkan PHP dan ASP. Penjelasannya sangat mudah dicerna dan dilengkapi dengan contoh-contoh aplikasi sederhana. Tutorialnya asyik dan kamu pasti akan cepat mengerti belajar di sana.

3. Learn Programming in PHP Online
Tidak selengkap apa yg disediakan oleh Php.net dan w3schools, namun di situs ini kita bisa dapat panduan belajar untuk mencegah terjadinya SQL Injection dan aplikasi email.


4. PHPBuddy
di PHPBuddy kita dapat panduan belajar menangani php sessions, encrypting dan pengamanan code php.

5. About.com:PHP/MySQL
Nah, di sini lebih asyik lagi, kita bisa diberikan contoh syntax pemanggilan SQL, pembuatan kalendar, timer, dan contoh-contoh unik lainnya dengan bahasa php.


sumber : http://www.speedytown.com/..phpprogramming../
read more. . . ►► Website-Website Tempat Belajar Free PHP Programing.

Rabu, 11 Mei 2011

42 Fungsi Session Pada PHP Dan Cara Pembuatannya►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/05/fungsi-session-pada-php-dan-cara.html.

PHP mempunyai session (catatan aktivitas) yang digunakan untuk menjaga / memelihara informasi akses dari seorang pengakses / pemakai aplikasi web. Session memungkinkan pelacakan akses pemakai, pangaturan pemakaian aplikasi oleh pemakai dan meningkatkan layanan situs web. Setiap pengunjung akan diberi sebuah id yang unik, yang disebut dengan id session (session_id). ID ini dapat disimpan dalam suatu cookie pada sisi user atau disertakan dalam URL. Session koneksi antara klien dan server akan hilang atau putus apabila browser ditutup. Apabila browser dijalankan kembali dan koneksi ke server dilakukan maka dianggap sebagai koneksi baru.
Session digunakan untuk menyimpan suatu informasi antar proses request, baik request dalam bentuk POST atau GET.
Salah satu contoh yang menggambarkan penggunaan session adalah proses login. Dalam hal ini user akan memasukkan usernamenya melalui form login. Setelah login berhasil, user tersebut dihadapkan pada link menu navigasi yang menuju ke beberapa halaman web. Apabila kita ingin username tersebut akan selalu tampil atau tercatat di halaman-halaman web tersebut, maka username tadi haruslah disimpan dalam session.



Fungsi-fungsi session :

1. session_start(), untuk memulai session.
    session_start — Menginisialisasi data dari session.
  session_start() membuat sebuah session atau melanjutkan session sebelumnya berdasarkan pada pengidentifikasi session via GET atau POST atau cookie.

2. session_destroy()
    session_destroy — Menghancurkan semua data yang terdaftar dari sebuah session
  session_destroy() menghancurkan semua data yang berhubungan dengan session saat ini. Hal ini tidak merubah variabel global yang berhubungan dengan session tersebut, Hal ini juga tidak merubah cookie dari session. Untuk menggunakan lagi variabel sssion tersebut, session_start() haruslah dipanggil.

3. session_id(), untuk mengambil atau menentukan identitas sebuah session.
   session_id — Mengambil atau mengatur session id saat ini.
     session_id() digunakan untuk mengambil atau mengatur session id saat ini.
SID yang konstan dapat juga digunakan untuk mengambil nama dari SID saat ini dan session_id dalam bentuk string cocok untk ditambahkan kedalam URL.


4. session_register(), untuk mendaftarkan variabel ke sebuah session.
    session_is_registered — Mengetahui apakah sebuah variabel telah terdaftar atau belum dalam sebuah session.
        Fungsi ini tidak diperkenankan oleh PHP 5.3.0 dan dihapus pada PHP 6.0.0. 

 Contoh Pemograman PHP menggunakan Session


Langkah Pertama membuat file setup.php untuk membuat database:

setup.php
<html>

<head>

<title>Setup Database</title>

</head>





<body>

<?php

$cn = @mysql_connect("localhost", "root", "") or die ("Gagal konek ke MySQL.");

mysql_query("drop database if exists db_user", $cn) or die ("Gagal menghapus database.");

mysql_query("create database db_user", $cn) or die ("Gagal membuat database.");

mysql_select_db("db_user", $cn) or die ("Gagal membuka database.");

mysql_query("create table tb_user (

login_username varchar(32) not null,

login_password char (32),

login_rights   varchar (32),

primary key(login_username)

)", $cn) or die("Gagal membuat table.");

mysql_query("insert into tb_user values('admin', md5('admin'), '[A] [U]')", $cn);

mysql_query("insert into tb_user values('user', md5('user'), '[U]'", $cn);

mysql_close($cn);

?>

<p>Sukses meng-setup database!<br/>

username: <b>admin</b> dan Password: <b>admin</b>

username: <b>user</b> dan Password: <b>user</b>

</p>

<p>Silakan menuju <a href="index.php">index.php</a></p>

</body>

</html>

Kedua Membuat File Halaman Utama :
index.php
<html>

<head>

<title>Homepage</title>

</head>



<body>

<P>

<a href="index.php">Home</a> |

<a href="login.php">Login</a> |

<a href="member.php">Member</a> |

<a href="logout.php">Logout</a>

</P>

<p>Selamat datang. Di sini semua orang bisa mengakses.</p>

</body>

</html>

Ketiga membuat file yang hanya dapat diakses untuk member saja :
member.php
<?php

session_start();



$username = "";

$password = "";

if (isset($_SESSION['username']) && isset($_SESSION['password'])) {

$un = $_SESSION['username'];

$pw = md5($_SESSION['password']);

$cn = @mysql_connect("localhost", "root", "") or die ("Gagal konek ke MySQL.");

mysql_select_db("db_user") or die ("Gagal memilih database.");

$query = "select * from tb_user where

login_username ='$un' and login_password = '$pw'";

$hasil = mysql_query($query) or die ("Gagal melakukan query.");

if ($hasil !=false) {

if (mysql_num_rows($hasil) ==1) {

$username = $_SESSION['username'];

$password = $_SESSION['password'];

};

};

};

?>

<html>

<head>

<title>Members Only</title>

</head>



<body>

<p>

<a href="index.php">Home</a> |

<a href="member.php">login</a> |

<a href="member.php">member</a> |

<a href="logout.php">logout</a>

</p>

<?php

if (empty($username) || empty($password)) {

echo "<p>Maaf, hanya members yang boleh mengakses halaman ini.</p>";

}

else {

?>

<p>

Selamat datang <b><?php echo $username; ?></b>

</p>

<?php

};

?>

</body>

</html>

Keempat membuat form login
login.php
<?php

session_start();



$username = "";

$password = "";

if (isset($_POST['username']) && isset($_POST['password'])) {

$un = $_POST['username'];

$pw = md5($_POST['password']);

$cn = @mysql_connect("localhost", "root", "") or die ("Gagal konek ke mysql.");

mysql_select_db("db_user") or die ("Gagal memilih database.");

$query = "select * from tb_user where

login_username = '$un' and login_password = '$pw'";

$hasil = mysql_query($query) or die ("Gagal melakukan query.");

if ($hasil !=false) {

if (mysql_num_rows($hasil) ==1) {

$username = $_POST['username'];

$password = $_POST['Password'];

$_SESSION['username'] = $_POST['username'];

$_SESSION['password'] = $_POST['password'];

};

};

};

?>

<html>

<head>

<title>Login</title>

</head>



<body>

<p>

<a href="index.php">Home</a> |

<a href="login.php">Login</a> |

<a href="member.php">Member</a> |

<a href="logout.php">Logout</a> 

</p>

<p>

<?php

if (empty($username)) {

if (isset($_POST['username']) || isset($_POST['password'])) {

echo "<p>Username dan pasaword yang anda ketik adalah salah!</p>";

};

?>

<form name="login_form" method="post" action="login.php">

username: <input name="username" size="32" maxleght="32"  ><br/>

password: <input name="password" type="password" maxleght="32"  ><br/>

<input type="submit" name="button" value="submit" >

</form>

<?php

}

else {

?>

<p>Anda telah berhasil melakukan login.</p>

<?php

};

?>

</p>

</body>

</html>

Kelima atau yang terakhir membuat file logout
logout.php
<?php
session_start();

unset($_SESSION['username']);
unset($_SESSION['password']);
?>

<html>
<head>
<title>logout</title>
</head>

<body>
<p>
<a href="index.php">Home</a> |
<a href="login.php">Login</a> |
<a href="memeber.php">Member</a> |
<a href="logout.php">Logout</a>
</p>
<p>
okee...Anda sudah logout.
</p>
</body>
</html>

Semoga postingan ini bermanfaat, Selamat Mencoba

Source code : mawan.or.id

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Fungsi Session Pada PHP Dan Cara Pembuatannya.

Minggu, 08 Mei 2011

1 Operasi Perkalian (mencari luas) Dengan PHP►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/05/operasi-perkalian-mencari-luas-dengan.html.

Hari ini mencoba belajar Pemograman PHP sederhana, nah pada postingan kali ini WwdQ ingin berbagi pembelajaran yang saya dapat hari ini. Yaitu membuat pemograman php menghitung Luas. Cara kerjanya mudah, hanya bermodal ilmu matematika operasi perkalian, hehehe... Pertama-tama, buatlah file phpnya, misalkan luas.php menggunakan Dreamweaver atau notepad ++, dll yang anda pakai. Langsung ke kode dibawah :

<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<title>Menghitung Luas</title>
</head>

<body>
<form id="form1" name="form1" method="get" action="luas.php">
<table width="500" border="0">
<tr>
<td width="116">Panjang</td>
<td width="152"><input name="panjang" type="text" id="panjang" /></td>
<td width="218" rowspan="2"><label>
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" />
</label></td>
</tr>
<tr>
<td>Lebar</td>
<td><label>
<input name="lebar" type="text" id="lebar" />
</label></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#00FFFF"><div align="center"><strong>Luas = </strong></div></td>
<td><?php
$panjang = $_GET['panjang'];
$lebar = $_GET["lebar"];
echo "$panjang x $lebar =";
?></td>
<td><?php
$panjang = $_GET['panjang'];
$lebar = $_GET["lebar"];
$luas = $panjang * $lebar;
echo "$luas";
?></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>

    Abaikan :
kode phpnya :
<?php
$panjang = $_GET['panjang']; //variabel Panjang yang dimasukan pada form
$lebar = $_GET["lebar"]; //variabel lebar yang dimasukan pada form
$luas = $panjang * $lebar; //rumus luasnya
echo "$luas"; //menampilkan hasilnya pada browser
?>
Selamat Mencoba

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Operasi Perkalian (mencari luas) Dengan PHP.

Kamis, 05 Mei 2011

0 Pengenalan Variabel PHP (Newbie)►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/05/pengenalan-variabel-php-newbie.html.

3 hari tidak update blog rasanya hampa banget, untuk menghilangkan rasa hampa tersebut, WwdQ akan memberi sedikit ilmu pada postingan kali ini mengenai Tutorial PHP "Pengenalan Variabel PHP (dasar)".

Variabel di PHP 
Variabel dalam PHP sangat toleran, tetapi harus juga di pelajari tipe datanya. karena sewaktu-waktu deklarasi variabel digunakan untuk kasus-kasus tertentu. tipe data dalam PHP selalu diawali dengan tanda dollar ( $ )kemudian di ikuti dengan string, underscore ( _ ) , atau ASCII. Variabel dalam PHP tidak boleh menggunakan angka setelah dollar ( $ ), menggunakan spasi, atau tanda baca.
ada 4 tipe data dalam php sbb:

  1. Integer
  2. Floating point number atau tipe data real
  3. String
  4. Boolean
  5.  
    Prakteknya :
<?php

$nama = World Web Design Q; //masukin kata World Web Design Q di variabel nama

echo $nama; //cetak atau menampilkan varabel nama

?>
Coba simpan dengan nama terserah anda.

     Sekarang kita coba operasi penjumlahan :
<?php

$a = 5; //Masukin angka 5 ke varabel a
$b = 5; //Masukin angka 5 ke varabel b
$hasil = $a + $b; //Masukin hasil $a + $b ke variabel $hasil

echo $hasil; //Cetak isi dari variabel $hasil

?>

Kalau hasilnya benar = 10, berarti anda sudah bisa :)

Selamat Mencoba

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Pengenalan Variabel PHP (Newbie).

Rabu, 27 April 2011

0 Cek Versi Php (phpinfo) Part 2►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/04/cek-versi-php-phpinfo-part-2.html.

Pada postingan WwdQ Kali ini akan membahas kode versi php. pada postingan sebelumnya, telah diberi contoh tentang cara ngecek versi php dan informasi lain mengenai php pada server anda menggunakan fungsi phpinfo() . Kali ini akan mencoba melihat versi php dengan cara yang lain, silakan simak gan  :






<?php

// Get PHP INFO
ob_start();
phpinfo();
$phpinfo = ob_get_contents();
ob_end_clean();
$phpinfo = preg_replace ('/<\/div><\/body><\/html>/', '', $phpinfo);

//HR
$hr = '<div style="width:100%;background:#000; height:10px;margin-bottom:1em;"></div>'.PHP_EOL;

//GET EXT INFO
ob_start();
echo '<table border="0" cellpadding="3" width="600">'.PHP_EOL;
echo '<tr class="h"><td><a href="http://www.php.net/">';
echo '<img border="0" src="http://static.php.net/www.php.net/images/php.gif" alt="PHP Logo" />';
echo '</a><h1 class="p">PHP Extensions</h1>'.PHP_EOL;
echo '</td></tr>'.PHP_EOL;
echo '</table><br />'.PHP_EOL;
echo '<h2>Overview</h2>'.PHP_EOL;
echo '<table border="0" cellpadding="3" width="600">'.PHP_EOL;
echo '<tr><td class="e">Extensions</td><td class="v">'.PHP_EOL;
$exts = array();
foreach (get_loaded_extensions() as $ext) {
$exts[] = $ext;
}
echo implode(', ', $exts).PHP_EOL;
echo '</td></tr></table><br />'.PHP_EOL;
echo '<h2>Details</h2>'.PHP_EOL;
echo '<table border="0" cellpadding="3" width="600">'.PHP_EOL;
foreach ($exts as $ext) {
echo '<tr><td class="e">'.$ext.'</td><td class="v">';
$funcs = array();
foreach (get_extension_funcs($ext) as $func) {
$funcs[] = $func;
}
echo implode(', ', $funcs).PHP_EOL;
echo '</td></tr>'.PHP_EOL;
}
echo '</table><br />'.PHP_EOL;
echo '</div></body></html>'.PHP_EOL;
$extinfo = ob_get_contents();
ob_end_clean();

//OUTPUT
echo $phpinfo.$hr.$extinfo;

?>

Sama seperti fungsi phpinfo(), anda hanya perlu membuat file .php, lalu isikan kode diatas pada file .php anda, lalu jalankan pada server anda.

 Selamat Mencoba

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Cek Versi Php (phpinfo) Part 2.

0 Cara Cek Versi Php►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/04/cara-cek-versi-php.html.

Versi berbeda dari PHP mungkin memiliki pengaturan default yang berbeda, dan dalam hal versi yang lebih baru mungkin memiliki fungsi baru. Jika Anda tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk bekerja, dan berpikir mungkin karena Anda memiliki versi PHP yang salah, ada cara sederhana untuk memeriksa. Cukup menjalankan fungsi phpinfo()  tidak hanya akan memberitahu  Anda  versi PHP tapi banyak informasi tentang semua pengaturan Anda PHP. Berikut adalah contohnya:
Contoh tampilan phpinfo


<?php phpinfo() ?>

Anda cukup menaruh kode diatas pada file .php anda, dan menjalankannya pada server Anda. Itu saja! Dengan menjalankan file tersebut anda dapatkan semua informasi PHP yang Anda butuhkan.

Semoga Bermanfaat

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Cara Cek Versi Php.

Sabtu, 02 April 2011

0 Connect to MySQL Database►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/04/connect-to-mysql-database.html.

Connect to MySQL Database

Opening a connection to MySQL database from PHP is easy. Just use the mysql_connect() function like this

<?php
$dbhost = 'localhost';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'password';

$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass) or die ('Error connecting to mysql');

$dbname = 'petstore';
mysql_select_db($dbname);
?>

$dbhost is the name of MySQL server. When your webserver is on the same machine with the MySQL server you can use localhost or 127.0.0.1 as the value of $dbhost. The $dbuser and $dbpass are valid MySQL user name and password.
Don't forget to select a database using mysql_select_db() after connecting to mysql. If no database selected your query to select or update a table will not work.



Sometimes a web host will require you to specify the MySQL server name and port number. For example if the MySQL server name is db.php-mysql-tutorial.com and the port number is 3306 (the default port number for MySQL) then you you can modify the above code to :



<?php
$dbhost = 'db.php-mysql-tutorial.com:3306';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'password';

$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass) or die                      ('Error connecting to mysql');

$dbname = 'petstore';
mysql_select_db($dbname);
?>

It's a common practice to place the routine of opening a database connection in a separate file. Then everytime you want to open a connection just include the file. Usually the host, user, password and database name are also separated in a configuration file.

An example of config.php that stores the connection configuration and opendb.php that opens the connection are :

Source code : config.phps , opendb.phps

<?php
// This is an example of config.php
$dbhost = 'localhost';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'password';
$dbname = 'phpcake';
?>



<?php
// This is an example opendb.php
$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass) or die                      ('Error connecting to mysql');
mysql_select_db($dbname);
?>

So now you can open a connection to mysql like this :

<?php
include 'config.php';
include 'opendb.php';

// ... do something like insert or select, etc

?>

Closing the Connection

The connection opened in a script will be closed as soon as the execution of the script ends. But it's better if you close it explicitly by calling mysql_close() function. You could also put this function call in a file named closedb.php.


<?php
// an example of closedb.php
// it does nothing but closing
// a mysql database connection

mysql_close($conn);
?>

Now that you have put the database configuration, opening and closing routines in separate files your PHP script that uses mysql would look something like this :

<?php
include 'config.php';
include 'opendb.php';

// ... do something like insert or select, etc

include 'closedb.php';
?>

source : php-mysql-tutorial.com

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Connect to MySQL Database.

Jumat, 01 April 2011

0 Membuat Proteksi Halaman Web►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/04/membuat-proteksi-halaman-web.html.

Membuat proteksi halaman web yang di maksud adalah,memproteksi halaman atau page pada web dengan password, sehingga apabila ada user yang mengakses halamaman/page web tersebut user di minta untuk memasukan user dan password. Mari sama-sama kita lihat script dibawah ini :

Buat File pass.php lalu masukan kode dibawah ini :

<?php

$LOGIN_INFORMATION = array(
'admin1' => 'root',
'admin' => 'adminpass'
);

define('USE_USERNAME', true);

define('LOGOUT_URL', 'http://www.example.com/');


define('TIMEOUT_MINUTES', 0);



///////////////////////////////////////////////////////
// jangan rubah code di bawah ini
///////////////////////////////////////////////////////

// show usage example
if(isset($_GET['help'])) {
die('Include following code into every page you would like to protect, at the very beginning (first line):<br>&lt;?php include("' . str_replace('\\','\\\\',__FILE__) . '"); ?&gt;');
}

// timeout in seconds
$timeout = (TIMEOUT_MINUTES == 0 ? 0 : time() + TIMEOUT_MINUTES * 60);

// logout?
if(isset($_GET['logout'])) {
setcookie("verify", '', $timeout, '/'); // clear password;
header('Location: ' . LOGOUT_URL);
exit();
}

if(!function_exists('showLoginPasswordProtect')) {

// show login form
function showLoginPasswordProtect($error_msg) {
?>
<html>
<head>
<title>Please enter password to access this page</title>
<META HTTP-EQUIV="CACHE-CONTROL" CONTENT="NO-CACHE">
<META HTTP-EQUIV="PRAGMA" CONTENT="NO-CACHE">
</head>
<body>
<style>
input { border: 1px solid black; }
</style>
<div style="width:500px; margin-left:auto; margin-right:auto; text-align:center">
<form method="post">
<h3>Please enter password to access this page</h3>
<font color="red"><?php echo $error_msg; ?></font><br />
<?php if (USE_USERNAME) echo 'Login:<br /><input type="input" name="access_login" /><br />Password:<br />'; ?>
<input type="password" name="access_password" /><p></p><input type="submit" name="Submit" value="Submit" />
</form>

</div>
</body>
</html>

<?php
// stop at this point
die();
}
}

// user provided password
if (isset($_POST['access_password'])) {

$login = isset($_POST['access_login']) ? $_POST['access_login'] : '';
$pass = $_POST['access_password'];
if (!USE_USERNAME && !in_array($pass, $LOGIN_INFORMATION)
|| (USE_USERNAME && ( !array_key_exists($login, $LOGIN_INFORMATION) || $LOGIN_INFORMATION[$login] != $pass ) )
) {
showLoginPasswordProtect("Incorrect password.");
}
else {
// set cookie if password was validated
setcookie("verify", md5($login.'%'.$pass), $timeout, '/');

// Some programs (like Form1 Bilder) check $_POST array to see if parameters passed
// So need to clear password protector variables
unset($_POST['access_login']);
unset($_POST['access_password']);
unset($_POST['Submit']);
}

}

else {

// check if password cookie is set
if (!isset($_COOKIE['verify'])) {
showLoginPasswordProtect("");
}

// check if cookie is good
$found = false;
foreach($LOGIN_INFORMATION as $key=>$val) {
$lp = (USE_USERNAME ? $key : '') .'%'.$val;
if ($_COOKIE['verify'] == md5($lp)) {
$found = true;
// prolong timeout
if (TIMEOUT_CHECK_ACTIVITY) {
setcookie("verify", md5($lp), $timeout, '/');
}
break;
}
}
if (!$found) {
showLoginPasswordProtect("");
}

}

?>

*Keterangan : kode yang berwarna biru, boleh diganti sesuai kebutuhan.
include file pass.php pada halaman page yang ingin di proteksi dengan script sebagai berikut :

<?php
include('pass.php)
?>
read more. . . ►► Membuat Proteksi Halaman Web.

2 Script Php Menampilkan Ip, Proxy, User Agent►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/04/script-php-menampilkan-ip-proxy-user.html.

Seperti judul diatas, pada postingan WwdQ kali ini saya akan memberikan contoh script php untuk menampilkan ip, proxy, user agent, dan anda bisa memodifikasi sesuka hati. Tanpa memperbanyak basa basi, langsung saja praktek dengan script dibawah ini :

<?php
$agent = $_SERVER['HTTP_USER_AGENT'];
$uri = $_SERVER['REQUEST_URI'];
$user = $_SERVER['PHP_AUTH_USER'];
$ip = $_SERVER['REMOTE_ADDR'];
$ref = $_SERVER['HTTP_REFERER'];
$proxy = $_SERVER['HTTP_X_FORWARDED_FOR'];
$via = $_SERVER['HTTP_VIA'];
?>

<table width=160 border="1? style="border-collapse:collapse;">

<tr>
<td background="img/ket_2.jpg">
<img src="http://gambar-headerip.jpg" width="160" height="31" class="menu_kanan"></td>
</tr>

<tr>
<td bgcolor="#00CCFF">
<span><b>IP:</b></span><br>
<?php echo $ip; ?></span></td>
</tr>

<tr>
<td bgcolor="#FF6633">
<span><b>Proxy:</b></span><br>
<?php echo $proxy; ?></span></td>
</tr>

<tr>
<td bgcolor="#33CC66">
<span><b>Koneksi:</b></span><br>
<?php echo $via; ?></span>
</td>
</tr>

<tr></tr>

<tr>
<td bgcolor="#CC3333">
<span><b>Browser</b></span><br>
<?php echo $agent; ?></span></td>
</tr>

</tr>
</table>

Yang berwarna merah itu diganti dengan url gambar anda, pokoknya sesuka hati anda. untuk mencobanya , anda bisa pakai software dreamweaver, atau langsung ke hostingan.

Bila Kurang Jelas, silakan bertanya dibawah ini .
read more. . . ►► Script Php Menampilkan Ip, Proxy, User Agent.

Senin, 14 Maret 2011

0 Php►► URL : https://wwdq.blogspot.com/2011/03/php.html.

PHP: Hypertext Preprocessor (a recursive acronym, originally personal home page) is a general-purpose scripting language that was originally designed for web development to produce dynamic web pages. For this purpose, PHP code is embedded into the HTML source document and interpreted by a web server with a PHP processor module, which generates the web page document. As a general-purpose programming language, PHP code is processed by an interpreter application in command-line mode performing desired operating system operations and producing program output on its standard output channel. It may also function as a graphical application. PHP is available as a processor for most modern web servers and as a standalone interpreter on most operating systems and computing platforms.

PHP was originally created by Rasmus Lerdorf in 1995 and has been in continuous development ever since. The main implementation of PHP is now produced by the PHP Group and serves as the de facto standard for PHP as there is no formal specification. PHP is free software released under the PHP License.
read more. . . ►► Php.

Tambahkan Bookmark halaman ini untuk mempermudah Pencarian Anda [CTRL+D].